KR – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PSI Kota Kupang, Mad Talib, angkat bicara menanggapi pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut Joko Widodo menjadi presiden karena dirinya.
Mad Talib menilai pernyataan tersebut tidak tepat dan cenderung berlebihan.
Ia menegaskan bahwa terpilihnya Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia selama dua periode merupakan murni hasil pilihan rakyat.
“Pernyataan itu terlalu berlebihan dan sangat tidak mendasar. Perlu diketahui bahwa Pak Jokowi menjadi presiden dua periode karena pilihan rakyat Indonesia, bukan karena satu orang,” tegas Mad Talib pada Minggu, 20/4/2026.
Ia juga menyoroti pentingnya sikap bijak dari seorang tokoh senior dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.
Menurutnya, pengalaman panjang di dunia politik seharusnya menjadi landasan untuk menjaga etika komunikasi.
“Sebagai politisi senior, seharusnya tidak mengeluarkan kata-kata yang justru dapat merugikan diri sendiri,” ujarnya.
Mad Talib turut menyinggung karakter kepemimpinan Jokowi yang dinilai memiliki kesabaran tinggi dalam menghadapi berbagai kritik dan serangan selama menjabat.
“Pak Jokowi bertahun-tahun diserang, difitnah, bahkan dihina, tetapi tetap tenang dan bersabar. Itu yang perlu dicontoh,” tambahnya.
Ia kembali menegaskan bahwa sistem demokrasi di Indonesia menempatkan rakyat sebagai penentu utama dalam pemilihan presiden dan wakil presiden.
“Presiden dan wakil presiden terpilih adalah produk rakyat Indonesia. Itu yang harus dipahami bersama,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Rekomendasi untuk kamu

KUPANG, kabartimor.id –Di saat 5.000 warga Nagekeo masih bertahan di tengah dampak Gempa Flores, kepedulian…

KUPANG, kabartimor.id– Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan keberagaman di NTT harus seperti kue…

KUPANG kabartimor.id-Sebanyak 102.200 petani, nelayan, tukang ojek, dan buruh kecil di NTT kini sudah dilindungi….

BORONG, kabartimor.id –Perjalanan kemanusiaan itu belum berhenti. Dipimpin Ketua PWI NTT Hilarius Fery Jahang, misi…

KUPANG, kabartimor.id– Laporan Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Falen Kebo terhadap wartawan NTTHits.com dinilai prematur…







