Daerah  

NTT Dikepung Gelombang Tinggi! BMKG: Laut Selatan Sumba Bisa Capai 3 Meter 

Reporter : Ivan Wuran
Ilustrasi - BMKG Himbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di laut NTT /dok: Oke Flores

KUPANG, kabartimor.id – Masyarakat Nusa Tenggara Timur diminta waspada. Khususnya pengguna transportasi laut dan nelayan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan NTT dalam beberapa hari ke depan.

Informasi peringatan dini BMKG diterima kabartimor.id, Senin (7/9/2026)

Peringatan berlaku mulai Senin, 8 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga *Kamis, 11 September 2026 pukul 08.00 WITA.

Dalam informasi yang dipublikasikan Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, BMKG memprakirakan gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan NTT.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dorong Pendidikan Berbasis Potensi Daerah Lewat Program OSOP

Yang perlu mendapat perhatian khusus adalah potensi gelombang kategori tinggi dengan ketinggian *2,5 hingga 3 meter, terutama di wilayah Selat Sumba bagian barat dan Perairan Selatan Sumba.

Angin Hingga 25 Knot

BMKG menjelaskan, pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan antara 6–25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sape, Perairan Utara Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu-Raijua, hingga Perairan Taman Nasional Komodo.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung