KR – Roly Irene Faot meluruskan berbagai informasi liar yang beredar di media sosial terkait insiden yang melibatkan anggota Brimob Polda NTT berinisial EB.
Klarifikasi tersebut disampaikan untuk menjelaskan kronologi kejadian yang belakangan viral dan menuai beragam spekulasi publik.
Menurut Roly, peristiwa tersebut bermula pada Rabu malam (06/12/2025) sekitar pukul 18.30 Wita.
Saat itu, EB menjemput dirinya untuk bersama-sama menuju tempat tugas guna mengikuti apel malam.
Dalam perjalanan, keduanya menemukan sebuah sepeda motor yang diduga milik korban terparkir dan menghalangi jalan di area tanjakan dekat sebuah kios kecil.
Roly menyebut, EB sempat menegur korban agar memindahkan kendaraan tersebut, namun teguran itu tidak segera direspons.
“Korbannya hanya melihat tanpa langsung memindahkan motor,” ungkap Roly.
Situasi tersebut memicu emosi EB hingga terjadi satu kali pukulan ke arah pipi kiri korban.
Roly menegaskan bahwa tindakan tersebut hanya terjadi sekali dan tidak berlanjut.
“Tidak ada pukulan lanjutan. Hanya satu kali,” tegasnya.
Setelah kejadian, EB sempat menanyakan alamat korban dengan tujuan mendatangi pemilik kos.
Menurut Roly, maksud EB adalah menyampaikan pesan agar penghuni kos tidak membuat masalah serupa di kemudian hari.
“Kami menuju kos korban untuk bertemu tuan kos, tapi tidak bertemu,” jelas Roly.
Ia juga menepis tudingan bahwa EB berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian.
Menurutnya, kondisi EB sepenuhnya sadar dan tidak dalam keadaan mabuk.
“EB tidak mabuk. Kami juga buru-buru karena dia harus segera apel malam,” tambahnya.
Roly secara tegas membantah isu yang menyebut EB kembali ke lokasi kejadian untuk kedua kalinya.
Ia menilai informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.
“Itu hoaks. Banyak komentar jahat dari orang-orang yang tidak mengetahui kronologi sebenarnya,” ujarnya.
Ia berharap pemberitaan di media sosial maupun media daring dapat menyajikan informasi secara berimbang dengan menghadirkan keterangan dari kedua belah pihak, termasuk saksi mata yang berada langsung di lokasi kejadian.
Sementara itu, ada rencana mediasi antara pihak korban dan EB telah dijadwalkan sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan. (KR/Tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Rekomendasi untuk kamu

KUPANG, kabartimor.id –Di saat 5.000 warga Nagekeo masih bertahan di tengah dampak Gempa Flores, kepedulian…

KUPANG, kabartimor.id– Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan keberagaman di NTT harus seperti kue…

KUPANG kabartimor.id-Sebanyak 102.200 petani, nelayan, tukang ojek, dan buruh kecil di NTT kini sudah dilindungi….

BORONG, kabartimor.id –Perjalanan kemanusiaan itu belum berhenti. Dipimpin Ketua PWI NTT Hilarius Fery Jahang, misi…

KUPANG, kabartimor.id– Laporan Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Falen Kebo terhadap wartawan NTTHits.com dinilai prematur…







