Daerah  

Wali Kota Yang Menyusuri Luka Flores: Lima Hari Menjemput Harapan di Tengah Gempa dan Erupsi Lewotobi 

Reporter : Ivan Wuran
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat menyerahkan bantuan dari Pemkot Kupang untuk korban terdampak gempa flores di lima Kabupaten. Dan pulang kembali ke Kupang lewat Larantuka, Flores Timur di tengah erupsi gunung Lewotobi.

Sebab dalam bencana, manusia tidak selalu membutuhkan angka dan bantuan dalam bentuk benda. Kadang mereka hanya ingin tahu bahwa penderitaan mereka dilihat.

Pemerintah Kota Kupang membawa bantuan senilai total Rp635 juta. Sebanyak Rp500 juta berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Kupang.

Sisanya, Rp135 juta, dihimpun dari donasi ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang serta aksi penggalangan dana yang dilakukan Christian Widodo melalui laga ekshibisi tinju di arena Pameran Pembangunan NTT.

Bantuan tersebut juga disertai paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Namun bagi Christian, angka itu bukanlah inti dari perjalanan. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai simbol.

Baca Juga :  Lowongan Kerja KAI Posisi SMA/SMK, Gaji UMK-BPJS, Cek Info di Sini!

“Bantuan ini adalah simbol solidaritas kami. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak sendirian. Satu pulau terluka, yang lain siap membantu. Kemanusiaan tidak memiliki batas wilayah`,” tegasnya.

“Kita mungkin tidak ikut diguncang gempa, tetapi kita ikut merasakan penderitaan mereka`,”katanya.

Mengapa seorang wali kota harus menempuh perjalanan panjang dari Labuan Bajo hingga Sikka hanya untuk mengantar bantuan?

Christian punya jawabannya.

“`Kenapa saya harus datang sendiri? Karena saya ingin mengajak teman-teman dari daerah lain untuk ikut berpartisipasi memberikan bantuan kepada warga terdampak di Flores`.”

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung