<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buku Inspiratif &#8211; kabartimor.id</title>
	<atom:link href="https://kabartimor.id/tag/buku-inspiratif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<description>Jernih Melihat Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Jul 2026 10:39:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://kabartimor.id/wp-content/uploads/2024/11/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Buku Inspiratif &#8211; kabartimor.id</title>
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bermodal Rp70 Ribu, Anak Desa Ini Sukses Jadi Penemu Biofar SS</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/bermodal-rp70-ribu-anak-desa-ini-sukses-jadi-penemu-biofar-ss/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 10:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Yatim]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Biofar SS]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[FKM UI]]></category>
		<category><![CDATA[FKM USU]]></category>
		<category><![CDATA[Listyo Sigit Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Ja'far Hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[Penemu Biofar SS]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=6603</guid>

					<description><![CDATA[KR – Kisah perjuangan seorang anak desa yang memulai perjalanan hidup hanya dengan bekal Rp70...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KR</strong></em> – Kisah perjuangan seorang anak desa yang memulai perjalanan hidup hanya dengan bekal Rp70 ribu kini menginspirasi dunia akademik.</p>
<p>Muhammad Ja&#8217;far Hasibuan resmi meluncurkan buku berjudul &#8220;Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia&#8221; dalam seminar dan bedah buku berskala internasional yang digelar di Aula G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).</p>
<p>Acara yang diselenggarakan Mega Press Nusantara tersebut menjadi ajang pertemuan para akademisi, peneliti, praktisi, hingga pembuat kebijakan dari berbagai disiplin ilmu.</p>
<p>Sekitar 500 peserta hadir secara langsung, sementara 1.500 peserta lainnya mengikuti secara daring.</p>
<p>Kegiatan itu mendapat dukungan dari Perpustakaan Nasional RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.</p>
<p>Muhammad Ja&#8217;far Hasibuan, mahasiswa Semester I Program Magister Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU), mengatakan peluncuran bukunya menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti berkarya.</p>
<p>&#8220;Peluncuran ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sosial dan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,&#8221; ujar Ja&#8217;far kepada awak media, Jumat (31/7/2026).</p>
<h2>Dari Anak Yatim Hingga Penemu Biofar SS</h2>
<p>Dalam bukunya, Ja&#8217;far mengisahkan perjalanan hidup sebagai anak yatim asal desa terpencil di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
