<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekonomi NTT &#8211; kabartimor.id</title>
	<atom:link href="https://kabartimor.id/tag/ekonomi-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<description>Jernih Melihat Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Nov 2025 04:53:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://kabartimor.id/wp-content/uploads/2024/11/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>ekonomi NTT &#8211; kabartimor.id</title>
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fraksi PSI Soroti Tantangan Fiskal dalam RAPBD NTT 2026</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/fraksi-psi-soroti-tantangan-fiskal-dalam-rapbd-ntt-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 04:53:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[APBD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Belanja Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BUMD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Filmon Loasana]]></category>
		<category><![CDATA[PAD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Program Prioritas NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PSI NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBD 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=5270</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Filmon Loasana, SE., M.AP dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Provinsi NTT,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Filmon Loasana, SE., M.AP dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Provinsi NTT, menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Provinsi NTT tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar Senin, 24 November 2025.</p>
<p dir="ltr">Dalam penyampaiannya, Fraksi PSI memberikan apresiasi kepada Badan Anggaran DPRD dan Pemerintah Provinsi NTT atas kerja keras dalam proses pembahasan yang panjang, intens, dan mendalam hingga sampai pada tahap finalisasi RAPBD 2026.</p>
<p dir="ltr">Filmon menyampaikan bahwa RAPBD NTT 2026 menunjukkan tantangan fiskal yang cukup signifikan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Total pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp5,619 triliun, dengan PAD mencapai Rp2,8 triliun, atau hampir 50% dari total pendapatan. Angka ini merupakan target tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,&#8221; ujar Filmon.</p>
<p dir="ltr">Selain PAD, transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp2,819 triliun menjadi penopang utama struktur pendapatan sehingga pemerintah daerah dituntut menjaga kepatuhan regulasi dan kualitas perencanaan demi mempertahankan kepercayaan fiskal pusat.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan total belanja daerah ditetapkan sebesar Rp5,380 triliun, dengan komposisi terbesar pada belanja operasi yakni Rp4,433 triliun.</p>
<p dir="ltr">Belanja pegawai mencapai Rp2,722 triliun, mendominasi lebih dari setengah total belanja operasional.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, belanja modal hanya Rp186 miliar, yang menurut Fraksi PSI perlu dimaksimalkan pada sektor -sektor yang dapat menghasilkan dampak langsung pada pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Struktur belanja ini menghasilkan surplus/defisit sebesar Rp238,47 miliar, ditutup melalui pembiayaan netto sehingga RAPBD berada dalam kondisi seimbang,&#8221; ungkap<br />
Filmon.</p>
<p dir="ltr">Setelah mencermati laporan Badan Anggaran, Fraksi PSI menyampaikan sembilan poin strategis, yaitu:</p>
<p dir="ltr">1. Pemerintah harus melaksanakan strategi peningkatan PAD secara konsisten dan terukur untuk mengejar target ambisius tahun 2026.</p>
<p dir="ltr">2. Regulasi pendukung PAD berupa Perda dan Pergub harus segera dituntaskan agar mekanisme pengelolaan pendapatan berjalan efektif sejak awal tahun.</p>
<p dir="ltr">3. Digitalisasi sistem penerimaan daerah, pendataan ulang objek pajak, integrasi data, dan penegakan hukum harus dipercepat untuk mencegah kebocoran PAD, termasuk rokok ilegal, galian C ilegal, dan aktivitas ekonomi ilegal lainnya.</p>
<p dir="ltr">4. Pembenahan tata kelola BUMD wajib menjadi prioritas, termasuk audit kinerja, perbaikan manajemen, dan fokus core business agar penyertaan modal dapat menghasilkan kontribusi nyata.</p>
<p dir="ltr">5. Fraksi PSI menegaskan perlunya kehati-hatian dalam belanja pegawai yang telah melewati proporsi ideal, sehingga efisiensi diarahkan pada peningkatan kualitas program.</p>
<p dir="ltr">6. Program Rumah Layak Huni harus tepat sasaran dengan pendataan akurat dan kolaborasi lintas pemerintah kabupaten/kota.</p>
<p dir="ltr">7. Roadmap Sekolah Vokasi Unggulan harus diperjelas mulai dari kurikulum, kebutuhan dunia kerja, lokasi, hingga konsistensi pembiayaan agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik.</p>
<p dir="ltr">8. Program unggulan seperti OVOP, OCOP, OSOP, dan NTT Mart harus memiliki arah yang terintegrasi agar berdampak langsung pada ekonomi rakyat.</p>
<p dir="ltr">9. Disiplin perencanaan harus dijaga melalui sinkronisasi KUA-PPAS, RAPBD, hingga Pergub Penjabaran APBD untuk menghindari program tanpa dasar perencanaan.</p>
<p dir="ltr">Dengan penegasan tersebut, Fraksi PSI menyatakan kesiapannya mendukung pelaksanaan APBD 2026 sepanjang dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat NTT.</p>
<p dir="ltr"><em><strong>Reporter: HN</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Melki Laka Lena Umumkan Direksi dan Komisaris Baru Bank NTT</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/gubernur-melki-laka-lena-umumkan-direksi-dan-komisaris-baru-bank-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 12:55:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Direksi Baru]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Komisaris Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS LB]]></category>
		<category><![CDATA[SK Gubernur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=5138</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi mengumumkan susunan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi mengumumkan susunan direksi dan komisaris baru Bank NTT dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar pada Rabu (12/11/2025).</p>
<p>Dalam RUPS LB tersebut, telah disepakati dan disahkan pemberhentian serta pengangkatan direksi baru yang akan segera dilantik pada Kamis (13/11/2025).</p>
<p>“RUPS LB tadi mengesahkan pemberhentian dan pengangkatan direksi baru yang diputuskan lewat proses RUPS dan OJK,” ujar Gubernur Melki Laka Lena kepada awak media.</p>
<p>Beberapa nama yang resmi ditetapkan dalam jajaran baru pengurus Bank NTT yakni:</p>
<p>1. Charlie Paulus sebagai Direktur Utama,</p>
<p>2. Rahmat Saleh sebagai Direktur Umum dan SDM,</p>
<p>3. Alo Geong sebagai Direktur Kredit,</p>
<p>4. Donny Heatubun sebagai Komisaris Utama, dan</p>
<p>5. Heru Helbianto sebagai Direktur Dana dan Treasury.</p>
<p>Sementara itu, posisi Direktur Kepatuhan untuk sementara masih dijabat oleh Chris Adoe, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui Revi sebagai wakil pemegang saham dari Bank Jatim.</p>
<p>Gubernur Melki juga menegaskan bahwa posisi eks Plt Dirut Yohanis Landi Praing akan dikonsultasikan dengan OJK terkait kemungkinan pengisian posisi Direktur TI yang saat ini masih kosong.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alasan Yohanes Rumat Desak Bank NTT Batalkan Kerja Sama Bank Jatim</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/alasan-yohanes-rumat-desak-bank-ntt-batalkan-kerja-sama-bank-jatim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 04:03:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit Macet]]></category>
		<category><![CDATA[Modal Inti]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Rumat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=5124</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Rumat, SE, menyoroti dinamika pelaksanaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Rumat, SE, menyoroti dinamika pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang dinilai belum memberikan hasil maksimal meski telah dilakukan secara rutin.</p>
<p dir="ltr">Ia mendesak agar RUPS yang dijadwalkan pada bulan November mendatang menghasilkan keputusan yang berpihak pada kepentingan rakyat NTT, bukan sekadar formalitas tahunan.</p>
<p dir="ltr">Menurut Yohanes Rumat, proses RUPS Bank NTT seringkali tidak diikuti dengan keputusan final terutama dalam penentuan struktur direksi.</p>
<p dir="ltr">“Kalau nanti direksi ditetapkan tanpa merujuk pada hasil RUPS sebelumnya, itu akan menimbulkan persoalan serius,” ujarnya menegaskan pada Senin,10/11/2025.</p>
<p dir="ltr">Ia juga mempertanyakan posisi Pelaksana Tugas (PLT) Direksi Bank NTT jika nantinya digantikan oleh orang baru tanpa kejelasan tanggung jawab terhadap kebijakan sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">Yohanes menilai, jika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan ruang bagi perubahan itu tanpa dasar yang jelas, maka DPRD akan mempertanyakan mekanismenya.</p>
<p dir="ltr">“DPR secara kelembagaan menghendaki hasil RUPS yang terbaik, yang mampu mengubah cara lama dalam mengelola Bank NTT. Selama ini kita temukan kebocoran keuangan, kredit macet, dan istilah pemutihan yang merugikan masyarakat,” jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Sebagai anggota Komisi III DPRD NTT, Yohanes Rumat menegaskan bahwa fungsi pengawasan terhadap Bank NTT akan terus dilakukan dengan ketat.</p>
<p dir="ltr">Ia berharap direksi baru nantinya mampu menelusuri dan menindak tegas kreditur yang tidak bertanggung jawab serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan daerah.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut, Yohanes juga mengkritisi kerja sama Bank NTT dengan Bank Jatim terkait pemenuhan modal inti.</p>
<p dir="ltr">Ia menyebut bahwa hingga kini dana yang dijanjikan dalam kerja sama tersebut belum terlihat secara fisik dalam neraca Bank NTT.</p>
<p dir="ltr">“Faktanya sampai hari ini, uang yang disebut dari Bank Jatim itu tidak ada. Kalau benar sudah disetor dua tahun lalu, seharusnya sudah tampak di laporan keuangan. Ini menimbulkan tanda tanya besar, ada apa di Bank NTT, ada apa dengan OJK?” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Yohanes juga menyarankan agar Bank NTT lebih kreatif dalam memperkuat permodalan, misalnya melalui penawaran saham Seri B kepada masyarakat NTT ketimbang terus menggantungkan diri pada kerja sama dengan bank lain.</p>
<p dir="ltr">Ia menambahkan bahwa OJK perlu memberi regulasi yang lebih fleksibel dan berpihak pada bank daerah, bukan justru menekan dengan ancaman penurunan status jika tidak memenuhi modal inti.</p>
<p dir="ltr">“Kalau benar uang itu tidak pernah ada, maka kami wajib mempertanyakan siapa yang bermain di balik ini semua. Jangan-jangan ada kepentingan tertentu yang membuat Bank NTT dijadikan alat politik,” tegas Yohanes Rumat</p>
<p dir="ltr">Dia berharap agar Bank NTT segera membatalkan kerja sama dengan Bank Jatim.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan agar menyambut uang dari pusat senilai Rp200 triliun.</p>
<p dir="ltr">Jadi dia berharap mendorong Gubernur NTT untuk mengambil langkah strategis membangun kemandirian perbankan daerah.</p>
<p dir="ltr">“Secara pribadi, saya berharap Bank NTT segera membatalkan kerja sama dengan Bank Jatim. Ini saatnya Bank NTT berdiri di atas kekuatan sendiri untuk mengambil bagian dari program besar Kementerian Keuangan sebesar Rp200 triliun itu,” tutup Yohanes Rumat.</p>
<p dir="ltr"><strong>Reporter: HN/Tim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fredy Mui Desak Efisiensi Direksi Bank NTT Demi Tekan Biaya Operasional</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/fredy-mui-desak-efisiensi-direksi-bank-ntt-demi-tekan-biaya-operasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 03:28:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[biaya operasional]]></category>
		<category><![CDATA[deviden]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi direksi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi NasDem]]></category>
		<category><![CDATA[Inosensius Ferdi Mui]]></category>
		<category><![CDATA[laba bank]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=5117</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi NasDem, Inosensius Fredy Mui,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi NasDem, Inosensius Fredy Mui, memberikan pandangan tegas terkait persiapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT .</p>
<p>Ia berharap keputusan nanti dapat mengakomodir hasil RUPS sebelumnya.</p>
<p>Menurut Fredy, jumlah direksi yang terlalu banyak akan berdampak langsung pada tingginya biaya operasional perbankan, termasuk fasilitas dan gaji.</p>
<p>“Kalau bisa, dari tujuh direksi menjadi lima saja. Dengan begitu, biaya operasional bisa ditekan sehingga laba Bank NTT meningkat dan target deviden bisa tercapai,” ujar Fredy Mui pada Senin 10/11/2025.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat kekurangan modal inti minimum mendekati sekitar Rp600 miliar, dan sisanya menjadi kesanggupan pihak Bank Jatim.</p>
<p>Menurutnya, secara regulasi kondisi ini sudah sesuai dengan ketentuan permodalan minimum.</p>
<p>Namun, tantangan muncul karena di satu sisi pemerintah provinsi menargetkan peningkatan deviden, sementara di sisi lain biaya operasional bank terus meningkat.</p>
<p>“Target laba tinggi itu bagus, tapi harus diimbangi dengan efisiensi struktur organisasi. Jangan sampai beban operasional justru menurunkan pendapatan,” tambahnya.</p>
<p>Fredy juga menyoroti persoalan internal terkait penempatan direksi dan posisi Dirut Bank NTT.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Senyum Apresiasi Bobby Lianto untuk Agus Widjajati di NTT</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/senyum-apresiasi-bobby-lianto-untuk-agus-widjajati-di-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 02:43:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Sistyo Widjajati]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Lianto]]></category>
		<category><![CDATA[dunia usaha]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KADIN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=4917</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Bertempat di Kantor KADIN NTT, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="9a790a54-fcfe-4be9-8e7c-20a2c90226c1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] thread-sm:[--thread-content-margin:--spacing(6)] thread-lg:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] thread-lg:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="2ae2f788-9d36-47c4-88cd-de6224c47612" data-message-model-slug="gpt-5">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Bertempat di Kantor KADIN NTT, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT pada Kamis, 2 Oktober 2025.</p>
<p>Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, memberikan penghargaan khusus kepada Agus Sistyo Widjajati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT periode sebelumnya.</p>
<p>Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan kolaborasi yang telah terjalin antara Bank Indonesia dan KADIN NTT dalam membangun ekonomi daerah.</p>
<p>Senyum dan kehangatan terpancar ketika Bobby Lianto menyematkan pin KADIN kepada Agus sebagai tanda kehormatan dan rasa terima kasih.</p>
<p>“Kami berterima kasih kepada Pak Agus Sistyo Widjajati. Selama masa jabatannya, kolaborasi BI dan KADIN NTT terasa sampai ke daerah-daerah. Dukungan beliau sangat berarti bagi dunia usaha di NTT,” ujar Bobby Lianto.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Bobby Lianto juga mengangkat Agus Widjajati sebagai Anggota Dewan Kehormatan KADIN NTT, agar semangat kolaborasi terus menyala di masa mendatang.</p>
<p>Kunjungan Agus ke Kupang bertepatan dengan peresmian Gedung GMIT Center, dan di sela-sela kesibukannya, ia menyempatkan diri datang ke Kantor KADIN NTT untuk menerima penghargaan tersebut secara langsung.</p>
<p>Dengan nada rendah hati, Agus Widjajati menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Jatim Masuk Sebagai PSP II, Agustinus Nahak Tekankan Sinergi untuk Ekonomi NTT</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/bank-jatim-masuk-sebagai-psp-ii-agustinus-nahak-tekankan-sinergi-untuk-ekonomi-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2025 10:29:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Agustinus Nahak]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=4735</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Agustinus Nahak dari Fraksi Golkar sekaligus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Agustinus Nahak dari Fraksi Golkar sekaligus ketua Gabungan Perusahaan Farmasi NTT ( GP Farmasi NTT) menyampaikan dukungan keputusan OJK yang disampaikan oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena.</p>
<p>Selain menetapkan Bank Jatim sebagai PSP II, RUPS LB juga menyepakati perpanjangan masa jabatan semua Pelaksana Tugas (PLT) Direksi dan Komisaris hingga Februari 2026 atau sampai adanya keputusan definitif dari OJK.</p>
<p>Program pembangunan provinsi maupun kabupaten/kota harus Bank NTT berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>Semua direksi dan komisaris yang sudah disetujui OJK wajib menyusun rencana bisnis.</p>
<p>Disampaikan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) secara resmi menetapkan Bank Jatim sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) II.</p>
<p>Keputusan setelah rapat yang berlangsung pada Kamis, 4 September 2025, dan dipimpin langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.</p>
<p>&#8221; Kita berharap direksi lama yang diperpanjang masa tugasnya bekerja dengan baik terutama dengan masuknya bank Jatim sebagai Pemegang Saham Pengendali ke 2 dengan pengalaman bisa memperbaiki kinerja bank NTT ke depan&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dorong Ekonomi NTT, KADIN NTT Gelar 2 Forum Bisnis di Surabaya dan Dili</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/dorong-ekonomi-ntt-kadin-ntt-gelar-2-forum-bisnis-di-surabaya-dan-dili/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 16:46:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dili]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KADIN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=4533</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Dalam upaya mendorong transformasi ekonomi daerah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT menggelar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="1354" data-end="1760"><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Dalam upaya mendorong transformasi ekonomi daerah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT menggelar rapat koordinasi di Kantor KADIN NTT bersama Forum Komunikasi Asosiasi serta ketua-ketua KADIN dari seluruh wilayah NTT pada Selasa, 24 Juli 2025.</p>
<p data-start="1354" data-end="1760">Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam persiapan dua agenda berskala regional dan internasional yang akan menjadi sorotan dunia usaha NTT dalam waktu dekat.</p>
<p data-start="1859" data-end="2140">Agenda pertama yang dibahas adalah pelaksanaan Forum Bisnis NTT dan Jawa Timur yang akan berlangsung pada 28–29 Juli 2025 di Graha KADIN Jawa Timur, Surabaya.</p>
<p data-start="1859" data-end="2140">Kegiatan ini digagas bersama oleh KADIN NTT dan KADIN Jawa Timur, serta difasilitasi oleh Bank Indonesia.</p>
<p data-start="2142" data-end="2337">Forum ini bertujuan mempertemukan para pelaku usaha dari NTT dan Jawa Timur guna membangun relasi strategis, mempromosikan produk lokal unggulan, dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor.</p>
<p data-start="2339" data-end="2530">Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan arahan Gubernur NTT dalam menekan defisit ekonomi melalui peningkatan ekspor dan penguatan industri lokal</p>
<p data-start="2339" data-end="2530">“Kita ingin membawa produk-produk unggulan NTT masuk ke pasar luar daerah dan nasional. Ini kesempatan memperluas jaringan bisnis sekaligus mengundang investasi untuk masuk ke NTT,” ujar Bobby.</p>
<p data-start="2788" data-end="3000">Bobby menjelaskan bahwa forum tersebut akan dihadiri oleh ratusan pengusaha dari dua provinsi, yang akan terlibat dalam business matching, presentasi produk, dan penjajakan kerja sama di berbagai sektor.</p>
<p data-start="2788" data-end="3000">“Kita akan bahas potensi kerja sama di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga industri kreatif. Semua bisa dikolaborasikan antara Jawa Timur dan NTT,” tegasnya.</p>
<p data-start="3191" data-end="3353">Bobby mengajak seluruh pelaku usaha di NTT untuk turut serta hadir dalam forum bisnis tersebut demi membuka ruang relasi baru dan ekspansi usaha ke luar provinsi.</p>
<p data-start="3420" data-end="3669">Selain forum bisnis dengan Jawa Timur, agenda kedua yang juga mendapat sorotan utama adalah keikutsertaan KADIN NTT dalam ajang Dili International Trade Expo 2025, yang akan digelar pada 28 Agustus hingga 2 September 2025 di Timor Leste.</p>
<p data-start="3671" data-end="3917">Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara KADIN NTT dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Timor Leste, sebagai upaya membangun hubungan dagang yang kuat dan berkelanjutan antara kedua wilayah yang secara geografis berdekatan.</p>
<p data-start="3919" data-end="4176">Christopher Samara, Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi KADIN NTT, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Free Trade Zone (FTZ), ditunjuk sebagai penanggung jawab koordinasi UMKM NTT yang akan dibawa ke ajang internasional tersebut.</p>
<p data-start="4229" data-end="4394">Menurut Christopher, saat ini telah terdaftar puluhan UMKM dan produk lokal unggulan yang siap dipromosikan di Dili. Jenis produk yang akan ditampilkan mencakup:</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MoU dengan Danantara, KADIN NTT  Titip Potensi NTT</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/mou-dengan-danantara-kadin-ntt-titip-potensi-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 16:52:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Lianto]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[investasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KADIN Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan industri Bolok]]></category>
		<category><![CDATA[MoU KADIN Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[potensi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[super holding BUMN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=4242</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211;  Bertempat di Hotel Aryaduta, Jakarta, KADIN Indonesia secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KR</strong></em> &#8211;  Bertempat di Hotel Aryaduta, Jakarta, KADIN Indonesia secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Danantara dalam forum Monthly Economic Diplomatic Breakfast edisi Mei 2025.</p>
<p>Acara ini turut dihadiri oleh Doni Oskaria, COO Danantara yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dan Direktur Utama InJourney, serta Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Doni Oskaria memaparkan peran strategis Danantara sebagai super holding kelima terbesar di dunia.</p>
<p>Ia menekankan bahwa Danantara hadir untuk menyatukan kinerja BUMN melalui profesionalisme dan efisiensi, memfasilitasi merger serta pengelolaan proyek unggulan dengan cepat dan tepat sasaran.</p>
<p>Doni menjelaskan bahwa banyak BUMN memiliki anak usaha yang tumpang tindih, sehingga Danantara hadir untuk mengintegrasikan usaha-usaha tersebut agar lebih efisien dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sinergi investasi.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, menyampaikan langsung kondisi perekonomian NTT kepada Doni Oskaria.</p>
<p>Berdasarkan data Bank Indonesia, NTT mencatatkan neraca perdagangan negatif dengan nilai impor mencapai Rp59 triliun, sedangkan ekspor hanya Rp7 triliun dalam bentuk komoditas mentah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
