<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gempa Manggarai &#8211; kabartimor.id</title>
	<atom:link href="https://kabartimor.id/tag/gempa-manggarai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<description>Jernih Melihat Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 08:56:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://kabartimor.id/wp-content/uploads/2024/11/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Gempa Manggarai &#8211; kabartimor.id</title>
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Flores Kembali Diguncang Gempa, 3.489 Susulan Tercatat oleh BMKG hingga 20 Agustus</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/flores-kembali-diguncang-gempa-3-489-susulan-tercatat-bmkg-hingga-20-agustus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 07:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Back-Arc Thrust]]></category>
		<category><![CDATA[Flores NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa M5.8]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa M7.7]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Susulan]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Ruteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=6795</guid>

					<description><![CDATA[KR – Aktivitas gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berlanjut setelah gempa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>KR</strong></em> – Aktivitas gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berlanjut setelah gempa utama berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026.</p>
<p dir="ltr">Hingga Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 3.489 aktivitas gempa bumi susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai M6,2. (<a href="https://www.bmkg.go.id/gempabumi/20260820094930?utm_source=chatgpt.com" rel="noopener">BMKG</a>)</p>
<p dir="ltr">Salah satu gempa yang cukup kuat kembali mengguncang Flores pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 05.45.20 WIB.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan pemutakhiran BMKG, gempa tersebut berkekuatan M5,8, dengan kedalaman 10 kilometer.</p>
<p dir="ltr">Episenter berada di koordinat 8,35° LS dan 120,63° BT, tepatnya di daratan sekitar 34 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.</p>
<p dir="ltr">Kabar pentingnya, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (<a href="https://www.bmkg.go.id/gempabumi/20260820094930?utm_source=chatgpt.com" rel="noopener">BMKG</a>)</p>
<p dir="ltr">Guncangan Paling Kuat Dirasakan di Manggarai</p>
<p dir="ltr">Dalam rilisan BMKG menyebut gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah Flores.</p>
<p dir="ltr">Di Kabupaten Manggarai, intensitas mencapai V–VI MMI.</p>
<p dir="ltr">Pada skala ini, getaran dapat dirasakan hampir seluruh penduduk, sebagian warga dapat terkejut dan berlari keluar rumah, sementara benda atau bagian bangunan yang rentan dapat mengalami kerusakan ringan.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kabupaten Nagekeo, III–IV MMI di Kabupaten Manggarai Barat, serta III MMI di Kabupaten Sikka.</p>
<p dir="ltr">BMKG menjelaskan, intensitas tersebut merupakan hasil laporan masyarakat dan dapat berbeda sesuai kondisi lokasi serta karakter bangunan.</p>
<p dir="ltr">Dipicu Aktivitas Flores Back-Arc Thrust</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal.</p>
<p dir="ltr">BMKG mengaitkannya dengan aktivitas tektonik Flores Back-Arc Thrust, salah satu sistem tektonik aktif yang memengaruhi wilayah Flores dan sekitarnya.</p>
<p dir="ltr">Analisis mekanisme sumber untuk gempa M5,8 tersebut menunjukkan mekanisme sesar normal (normal fault).</p>
<p dir="ltr">Perlu dicatat, mekanisme gempa susulan dapat berbeda dengan mekanisme gempa utama. Karena itu, informasi setiap kejadian tetap perlu merujuk pada hasil analisis BMKG.</p>
<p dir="ltr">Ribuan Gempa Susulan Masih Terjadi</p>
<p dir="ltr">Gempa M5,8 tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas setelah gempa utama M7,7 pada 15 Agustus 2026.</p>
<p dir="ltr">Dalam perkembangan terbaru, hingga 20 Agustus pukul 08.00 WIB, BMKG mencatat:</p>
<p dir="ltr">3.489 gempa susulan;</p>
<p dir="ltr">Magnitudo terbesar M6,2;</p>
<p dir="ltr">Magnitudo terkecil M1,1;</p>
<p dir="ltr">28 gempa berkekuatan di atas M5;</p>
<p dir="ltr">104 gempa susulan dirasakan masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Angka tersebut menunjukkan aktivitas seismik Flores masih berlangsung.</p>
<p dir="ltr">Namun, BMKG menyebut grafik peluruhan mulai memperlihatkan pola penurunan aktivitas, sehingga gempa susulan diperkirakan masih dapat berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.</p>
<p dir="ltr">Dalam Beberapa Jam, Gempa Susulan Kembali Muncul</p>
<p dir="ltr">Selain gempa M5,8 pada pukul 05.45 WIB, sejumlah gempa lain juga tercatat di sekitar wilayah Ruteng pada pagi hari.</p>
<p dir="ltr">Data cepat BMKG mencatat antara lain gempa M4,5 pada pukul 06.20.13 WIB, berkedalaman 3 kilometer, kemudian M3,1 pukul 06.40.01 WIB dengan kedalaman 5 kilometer, M4,2 pukul 06.52.24 WIB dengan kedalaman 5 kilometer, serta M3,5 pukul 06.54.06 WIB dengan kedalaman 13 kilometer.</p>
<p dir="ltr">Data gempa cepat tersebut bersifat sementara dan dapat mengalami pemutakhiran seiring bertambahnya data seismik.</p>
<p dir="ltr">BMKG Minta Warga Tidak Panik</p>
<p dir="ltr">BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p dir="ltr">Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan melalui kanal resmi BMKG.</p>
<p dir="ltr">BMKG menegaskan bahwa informasi terkait gempa dan potensi tsunami sebaiknya tidak bersumber dari pesan berantai atau media sosial yang tidak terverifikasi.</p>
<p dir="ltr">Untuk perkembangan terbaru, masyarakat dapat merujuk pada <a href="https://www.bmkg.go.id/?utm_source=chatgpt.com" rel="noopener">BMKG</a> dan kanal informasi resmi BMKG.</p>
<p dir="ltr"><b>Sumber: BMKG</b>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petugas Masih Cari Korban Tertimbun di Rumah Mantan Menkominfo Johnny G. Plate dan Hubertus Titi</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/petugas-masih-cari-korban-tertimbun-di-rumah-mantan-menkominfo-johnny-g-plate-dan-hubertus-titi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 06:25:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[7 magnitudo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita NTT]]></category>
		<category><![CDATA[gempa 7]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Johnny G. Plate]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[korban tertimbun]]></category>
		<category><![CDATA[Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[mantan Menkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Reo]]></category>
		<category><![CDATA[Reok]]></category>
		<category><![CDATA[Reok Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=6689</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) pagi. Guncangan kuat turut dirasakan di sejumlah wilayah di Pulau Flores dan menyebabkan kerusakan bangunan serta korban jiwa.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WITA.</p>
<p dir="ltr">Episenter berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman sekitar 15 kilometer. (<a href="https://www.bmkg.go.id/gempabumi/berpotensi-tsunami/20260815050037?utm_source=chatgpt.com" rel="noopener">BMKG</a>)</p>
<p dir="ltr">BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa tersebut. Namun, peringatan itu kemudian diakhiri pada pukul 07.30 WIB. Masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. (<a href="https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/bmkg-akhiri-peringatan-dini-tsunami-pasca-gempa-m7-7-ntt-masyarakat-dimbau-tetap-tenang-dan-waspada?utm_source=chatgpt.com" rel="noopener">BMKG</a>)</p>
<p dir="ltr">Delapan Warga Reok dan Reok Barat Dilaporkan Meninggal</p>
<p dir="ltr">Di Kabupaten Manggarai, dampak gempa dilaporkan terjadi di Kecamatan Reok dan Reok Barat.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, delapan warga dilaporkan meninggal dunia. Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pencarian, evakuasi, serta pendataan korban.</p>
<p dir="ltr">Lima Korban di Kecamatan Reok</p>
<p dir="ltr">Lima korban yang dilaporkan meninggal dunia di Kecamatan Reok yakni:</p>
<p dir="ltr">Resny, 21 tahun, perempuan, karyawan Pepen Cell, warga Gumbang, Desa Riung, Kecamatan Cibal.</p>
<p dir="ltr">Faisal, 42 tahun, laki-laki, warga Lingkungan Bari, Kelurahan Reo.</p>
<p dir="ltr">Habibi, 7 tahun, pelajar, warga Lingkungan Bari, Kelurahan Reo.</p>
<p dir="ltr">Ruslin Ahmad, 61 tahun, petani, warga Kampung Batok, Desa Salama.</p>
<p dir="ltr">Hamide, 70 tahun, warga Kampung Ojang, Desa Robek.</p>
<p dir="ltr">Sementara di Kecamatan Reok Barat, tiga korban yang dilaporkan meninggal dunia yakni Mustamin, 65 tahun, nelayan; Rinto Harahap, 45 tahun, nelayan; dan Bunga Sari, 40 tahun, ibu rumah tangga.</p>
<p dir="ltr">Ketiganya merupakan warga Dusun Langkas, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat.</p>
<p dir="ltr">Dua Warga Masih Dalam Pencarian</p>
<p dir="ltr">Selain korban yang telah terdata, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan tertimbun material bangunan.</p>
<p dir="ltr">Salah satu lokasi yang mendapat perhatian petugas berada di rumah milik Johnny Gerard Plate di Reo. Bangunan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat guncangan gempa.</p>
<p dir="ltr">Pencarian juga dilakukan di rumah milik Hubertus Titi.</p>
<p dir="ltr">Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., membenarkan adanya korban jiwa serta proses evakuasi yang masih berlangsung.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikut Nama Korban yang Ditemukan Meninggal Akibat Gempa</title>
		<link>https://kabartimor.id/daerah/berikut-nama-korban-yang-ditemukan-meninggal-akibat-gempa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 04:59:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Reok]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Reok Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=6685</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Flores pada Sabtu dini hari,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>KR</strong></em> &#8211; Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Flores pada Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026. Guncangan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai, termasuk Kecamatan Reok dan Reok Barat.</p>
<p dir="ltr">Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., membenarkan adanya korban jiwa akibat gempa tersebut. Ia mengatakan, proses pendataan dan evakuasi masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.</p>
<p dir="ltr">“Benar bang. Untuk sementara masih kami update dan lakukan evakuasi,” kata Ipda Joko saat di Hubungi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 15 Agustus 2026.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data sementara yang dihimpun, delapan orang dilaporkan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Reok dan Reok Barat.</p>
<p dir="ltr"><strong>Lima Korban di Kecamatan Reok</strong></p>
<p dir="ltr">Di Kecamatan Reok, korban yang dilaporkan meninggal dunia yakni:</p>
<p dir="ltr">Resny, 21 tahun, perempuan, karyawan Pepen Cell, beralamat di Gumbang, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.</p>
<p dir="ltr">Faisal, 42 tahun, laki-laki, warga Lingkungan Bari, Kelurahan Reo.</p>
<p dir="ltr">Habibi, 7 tahun, pelajar, warga Lingkungan Bari, Kelurahan Reo.</p>
<p dir="ltr">Ruslin Ahmad, 61 tahun, petani, warga Kampung Batok, Desa Salama.</p>
<p dir="ltr">Hamide, 70 tahun, warga Kampung Ojang, Desa Robek.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, di Kecamatan Reok Barat, tiga korban dilaporkan meninggal dunia, yakni Mustamin, 65 tahun, nelayan; Rinto Harahap, 45 tahun, nelayan; dan Bunga Sari, 40 tahun, ibu rumah tangga. Ketiganya merupakan warga Dusun Langkas, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat.</p>
<p dir="ltr"><strong>Masih Ada Korban Tertimbun</strong></p>
<p dir="ltr">Selain korban yang telah terdata, petugas masih melakukan pencarian terhadap dua orang yang dilaporkan tertimbun material bangunan.</p>
<p dir="ltr">Masing-masing berada di dalam rumah milik Hubertus Titi dan Jhoni G. Plate.</p>
<p dir="ltr">Tim gabungan masih berupaya melakukan evakuasi dengan mempertimbangkan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.</p>
<p dir="ltr">Pelayanan Medis Dipindahkan ke Lapangan</p>
<p dir="ltr">Dampak gempa juga membuat sejumlah fasilitas kesehatan mengalami kerusakan. Tembok bangunan RS Pratama Reo dan Puskesmas Reo dilaporkan mengalami retak.</p>
<p dir="ltr">Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan, pelayanan medis sementara dipindahkan ke Lapangan Barang Kolo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok.</p>
<p dir="ltr">Tim medis dari RS Pratama Reo dan Puskesmas Reo kini memberikan pelayanan kepada masyarakat di lokasi tersebut.</p>
<p dir="ltr">Kapolsek Reo menegaskan bahwa perkembangan jumlah korban masih terus diperbarui.</p>
<p dir="ltr">Data yang disampaikan saat ini masih bersifat sementara karena proses pencarian, evakuasi dan pendataan warga terdampak masih berlangsung.</p>
<p dir="ltr">Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
