<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Industri Tekstil &#8211; kabartimor.id</title>
	<atom:link href="https://kabartimor.id/tag/industri-tekstil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<description>Jernih Melihat Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 11:17:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://kabartimor.id/wp-content/uploads/2024/11/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Industri Tekstil &#8211; kabartimor.id</title>
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bea Cukai Amankan 43 Kontainer Pakaian Bekas Impor Ilegal Senilai Rp37,5 Miliar</title>
		<link>https://kabartimor.id/hukum/bea-cukai-amankan-43-kontainer-pakaian-bekas-impor-ilegal-senilai-rp375-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 10:29:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Balepres]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[berita nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Impor Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Tekstil]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Bekas]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya Yudhi Sadewa]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjung Priok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=6475</guid>

					<description><![CDATA[KR – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengamankan 43...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>KR</em></strong> – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengamankan 43 kontainer yang diduga berisi pakaian bekas impor ilegal atau yang dikenal dengan istilah <em>balepres</em>.</p>
<p>Penindakan dilakukan dalam operasi gabungan di Jakarta dan Kalimantan Barat sebagai bagian dari upaya pemerintah memberantas praktik penyelundupan barang yang merugikan negara dan industri dalam negeri.</p>
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa hingga 22 Juni 2026, pemeriksaan terhadap 19 kontainer telah menemukan sebanyak 2.067 bale yang berisi pakaian bekas, aksesori pakaian, dan tas bekas. Sementara itu, total muatan dari 43 kontainer yang diamankan diperkirakan mencapai 4.687 bale dengan nilai ekonomis sekitar Rp37,5 miliar.</p>
<p>“Hingga 22 Juni 2026, pemeriksaan terhadap 19 kontainer menemukan 2.067 bale berisi pakaian, aksesori pakaian, dan tas bekas. Total muatan pada 43 kontainer diperkirakan mencapai 4.687 bale dengan nilai ekonomis sekitar Rp37,5 miliar,” ujar Menkeu dalam konferensi pers, Selasa (23/6/2026).</p>
<p>Menurut Menkeu, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi intelijen mengenai dugaan pengiriman pakaian bekas impor ilegal menggunakan KM Eden Mas dengan rute Pontianak menuju Pelabuhan Tanjung Priok.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
