<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jumat Agung &#8211; kabartimor.id</title>
	<atom:link href="https://kabartimor.id/tag/jumat-agung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<description>Jernih Melihat Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Apr 2025 17:32:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://kabartimor.id/wp-content/uploads/2024/11/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Jumat Agung &#8211; kabartimor.id</title>
	<link>https://kabartimor.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Makna Luka Kasih Yesus di Kayu Salib</title>
		<link>https://kabartimor.id/religius/makna-luka-kasih-yesus-di-kayu-salib/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2025 17:30:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religius]]></category>
		<category><![CDATA[cinta dan pengampunan]]></category>
		<category><![CDATA[darah Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[doa Jumat Agung]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah Jumat Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Jumat Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Kamis Putih]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sejati]]></category>
		<category><![CDATA[kayu salib]]></category>
		<category><![CDATA[luka Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah]]></category>
		<category><![CDATA[penderitaan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[pengampunan dosa]]></category>
		<category><![CDATA[pengorbanan Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[renungan Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[spiritualitas Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[trending Google]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus Kristus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=4049</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; Renungkan cinta sejati Yesus Kristus yang rela menderita, mencurahkan darah dan nyawa-Nya di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" data-start="250" data-end="506"><em><strong>KR &#8211;</strong></em> Renungkan cinta sejati Yesus Kristus yang rela menderita, mencurahkan darah dan nyawa-Nya di kayu salib demi keselamatan manusia.</p>
<p class="" data-start="250" data-end="506">Pelajaran kasih, pengampunan, dan kerendahan hati dalam Jumat Agung dan Kamis Putih yang menyentuh hati.</p>
<p class="" data-start="535" data-end="901">Dalam peringatan Jumat Agung, umat Kristiani merenungkan makna terdalam dari luka dan penderitaan Yesus Kristus. Luka itu bukan sekadar simbol penderitaan, tetapi bukti cinta kasih yang sempurna.</p>
<p class="" data-start="535" data-end="901">Mother Teresa pernah berkata, <em data-start="761" data-end="813">&#8220;Mencintailah sampai engkau sungguh merasa sakit.&#8221;</em> Itulah cinta yang diajarkan Yesus: cinta yang berkorban hingga titik darah penghabisan.</p>
<p class="" data-start="903" data-end="1192">Dalam perayaan Kamis Putih, Yesus memberi teladan kasih dengan membasuh kaki para murid-Nya.</p>
<p class="" data-start="903" data-end="1192">Sebuah tindakan simbolik yang kemudian dipenuhi pada Jumat Agung saat Dia mencurahkan darah-Nya untuk membasuh dosa-dosa dunia. Ini bukan sekadar cinta biasa, tapi kasih sejati yang menyelamatkan.</p>
<p class="" data-start="1194" data-end="1446">Yesus tidak ditangkap karena kelemahan-Nya. Dalam kisah penangkapan, ketika berkata &#8220;Akulah Dia,&#8221; para prajurit mundur dan jatuh ke tanah.</p>
<p class="" data-start="1194" data-end="1446">Bukti bahwa kuasa ilahi ada pada-Nya. Tapi karena kasih, Dia memilih menyerahkan diri, agar manusia diselamatkan.</p>
<p class="" data-start="1448" data-end="1736">Dalam sengsara-Nya, Yesus juga mengajarkan tentang pengampunan. Saat para murid-Nya mengkhianati dan menyangkal, Dia tetap mengampuni.</p>
<p class="" data-start="1448" data-end="1736">Demikian &#8220;Kita pun diajak untuk mengasihi dan mengampuni, bahkan musuh-musuh kita: suami, istri, anak, tetangga, atau rekan kerja yang mungkin pernah melukai hati.&#8221; **</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OMK Santa Theresia Loang Sukses Gelar Jalan Salib Tematik 2025</title>
		<link>https://kabartimor.id/religius/omk-santa-theresia-loang-sukses-gelar-jalan-salib-tematik-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabartimor.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2025 05:09:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religius]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Santa Theresia]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Menuju Cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Salib Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[Jumat Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan OMK]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Sengsara Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[OMK Santa Theresia Loang]]></category>
		<category><![CDATA[Paroki Maria Ratu Damai Mingar]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Via Dolorosa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartimor.id/?p=4018</guid>

					<description><![CDATA[KR &#8211; OMK Santa Theresia Loang Paroki Maria Ratu Damai Mingar sukses melaksanakan Jalan Salib...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KR &#8211;</strong></em> OMK Santa Theresia Loang Paroki Maria Ratu Damai Mingar sukses melaksanakan Jalan Salib Tematik yang penuh makna pada Jumat Agung,  18 April 2025.</p>
<p>Kegiatan rohani ini terpusat di Gereja Santa Theresia Loang dan menjadi puncak rangkaian Tri Hari Suci untuk wilayah dua paroki, yang mencakup Stasi Loang, Wuakerong, dan Riang Dua.</p>
<p>Dengan mengangkat tema “Via Dolorosa, Jalan Menuju Cahaya”, OMK Santa Theresia mengajak umat untuk merenungkan perjalanan sengsara Yesus dari rumah Pilatus hingga Kalvari.</p>
<p>Suasana reflektif dan emosional membuat umat terdiam, larut dalam keharuan, bahkan menangis.</p>
<p>Tema &#8220;Jalan Menuju Cahaya&#8221; mengajarkan bahwa untuk meraih keberhasilan dan kebahagiaan sejati, harus ada perjuangan dan penderitaan sebagaimana Yesus telah menunjukkannya. Jalan salib menjadi simbol kesetiaan, pengorbanan, dan harapan.</p>
<p>Latihan untuk kegiatan Jalan Salib Tematik ini berlangsung selama dua minggu. Ino Tukan (Sugi Duli), salah satu panitia, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme dan keterlibatan OMK.</p>
<p>“Kami sangat bersyukur, kegiatan ini menjadi sarana umat untuk merenungkan secara mendalam penderitaan Sang Juru Selamat,” ujarnya.</p>
<p>Ketua OMK Stasi Santa Theresia Loang, Poce Liman, menyampaikan bahwa kegiatan ini membuktikan pentingnya kerjasama dan disiplin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
