Daerah  

Gelombang Laut NTT Berpotensi Capai 3 Meter, BMKG Imbau Warga Pesisir dan Nelayan Waspada

Reporter : Ivan Wuran
Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau

KUPANG, kabartimor.id —Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengeluarkan prakiraan tinggi gelombang dan cuaca wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk periode 31 Agustus hingga 3 September 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yandri Anderudson T. Tungga, S.Tr.,` dalam keterangan yang diterima kabartimor.id, Minggu (30/8/2026),

menyampaikan sejumlah wilayah perairan NTT berpotensi mengalami gelombang kategori sedang hingga tinggi.

Kondisi ini dipengaruhi pola angin yang bergerak dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan sekitar 8–30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah wilayah, antara lain Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores–Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Laut Sawu, Selat Ombai, Selat Sumba, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang–Rote, Selat Pukuafu hingga Perairan Selatan Timor–Rote.

Kondisi angin tersebut berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan NTT.

*Gelombang Sedang Mendominasi*

BMKG memprakirakan gelombang kategori sedang, lebih dari 1,25 hingga 2,5 meter, terjadi di sejumlah perairan NTT selama periode prakiraan.

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang antara lain Selat Sape bagian selatan, Selat Flores–Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor–Pantar, Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang–Rote, Selat Pukuafu serta Perairan Selatan Timor–Rote.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version