Daerah  

KNMTI di Kota Kupang: Sekda Tantang Mahasiswa Teologi Buktikan Iman lewat Aksi Nyata

Reporter : Ivan Wuran
Sekda Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H.

Pemerintah Kota Kupang, lanjut Jeffry, melihat gereja, lembaga pendidikan teologi, mahasiswa, dan pemerintah sebagai bagian dari ekosistem yang sama dalam membangun masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, demikian pula gereja. Kolaborasi keduanya diperlukan untuk memperkuat nilai moral, etika, kepedulian sosial, dan kemanusiaan.

Rektor UKAW Kupang, Prof. Dr. Ir. Godlief Frederik Neonufa, M.T., menegaskan bahwa konsep Liturgy of Life mengajak setiap orang menjadikan seluruh kehidupannya sebagai bentuk ibadah.

Menurutnya, liturgi justru dimulai ketika umat meninggalkan gedung gereja dan berhadapan dengan realitas kehidupan. Kejujuran, pelayanan tanpa pamrih, keberanian membela yang lemah, menghargai perbedaan, menjaga lingkungan, serta menghadirkan keadilan dan kasih merupakan wujud konkret dari spiritualitas.

“Pulanglah dari forum ini bukan hanya dengan catatan baru, tetapi dengan panggilan yang semakin diteguhkan untuk menjadi pelayan Tuhan yang menghadirkan kasih, keadilan, dan pengharapan di tengah dunia,” pesan Godlief.

Ketua Panitia Pelaksana KNMTI, Pdt. Dr. Thomas Ly, M.Th., mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari dengan agenda ceramah, diskusi kelompok, refleksi, dan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi di Kota Kupang. KNMTI 2026 diikuti sekitar 40 peserta dari 18 sekolah teologi di Indonesia.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version