Daerah  

Tanpa Bedakan Organisasi, PWI NTT Bantu 24 Jurnalis di 7 Kabupaten Terdampak Gempa Flores

Reporter : Ivan Wuran
Ketua PWI NTT Hilarius Fery Jahang saat menyerahkan bantuan sembako untuk wartawan yang terkena dampak gempa Flores, Kamis (24/9/2026). Penyerahan bantuan tersebut diawali dari Labuan Bajo, Manggarai Barat.//Foto.dok. PWI NTT.

LABUAN BAJO,kabartimor.id —Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi 24 jurnalis yang menjadi korban gempa bumi di Flores. Bantuan disalurkan tanpa memandang afiliasi organisasi wartawan.

Bantuan tersebar di tujuh kabupaten terdampak yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Ketua PWI NTT Hilarius Fery Jahang mengatakan, bantuan utama bersumber dari solidaritas PWI Jawa Timur dan PWI DKI Jakarta serta dukungan donatur pribadi. Pendataan korban dilakukan sejak dua hari pascagempa.

“Bantuan utama bersumber dari PWI Jatim, PWI Jaya (DKI Jakarta), serta donatur pribadi dari Ibu Maria Agusta Lin dan Ibu Noertina Ika Putranti,” ujar Fery Jahang di Labuan Bajo, Kamis (24/9/2026).

“Rumah-rumah rekan jurnalis mengalami kerusakan berat, sedang, hingga ringan,”tambahnya.

Setiap jurnalis penerima bantuan mendapatkan paket pangan berisi 10 kilogram beras, dua dus mi instan, dua papan telur, dua liter minyak goreng dan satu kilogram gula pasir.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari Labuan Bajo dan akan berakhir di Maumere.

“Penyerahan akan dilakukan bertahap mulai Labuan Bajo hingga Maumere, ditargetkan rampung dalam minggu ini,” katanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version