Pesona Surga Tersembunyi Cafe Tanjung Kolisia di Desa Kolisia Sikka Milik Andyka Erwin Naing

(Kiri atas) Tiga gazebo bambu beratap alang-alang yang menjadi ikon Cafe Tanjung Kolisia di Desa Kolisia, Magepanda, Sikka, dengan latar pepohonan hijau dan perbukitan. (Kanan atas) Suasana malam hari di cafe, pengunjung menikmati makan malam lesehan ikan bakar dengan diterangi lampu warna-warni di tepi pantai. (Kiri bawah) Rombongan tamu berfoto bersama di depan Cafe Tanjung Kolisia. (Tengah bawah) Pengunjung menikmati suasana pantai di bawah payung warna-warni. (Kanan bawah) Dua pengunjung mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Bukit Kolisia dengan latar danau dan perbukitan savana yang eksotis. (Foto: dok.Istimewa)

KUPANG, kabartimor.id –Jika warga Kota Kupang jatuh cinta pada suasana hangat Cafe Tanjung Kolisia di Jl. Palapa depan Kominfo NTT, maka di tempat asalnya di Desa Kolisia, Magepanda, Sikka, rasa yang sama tumbuh lebih megah. Di sana, di tepi tanjung, kopi tidak hanya disajikan dengan estetika, tetapi dengan hamparan laut lepas dan senja yang utuh.

Adalah Andyka Erwin Naing, S.E., S.H., sosok di balik surga tersembunyi tersebut.

Di Kolisia, pemandangannya jauh lebih eksotis. Tiga gazebo bambu beratap alang-alang berdiri kokoh di atas hamparan pasir pantai dengan lautan yang indah, dikelilingi pepohonan hijau rindang dengan latar perbukitan yang menghijau, serta payung warna-warni yang menambah estetik.

Tak hanya di siang hari, pesona Tanjung Kolisia justru semakin hidup saat malam tiba. Di atas gazebo bambu yang diterangi lampu warna-warni, pengunjung bisa menikmati makan malam lesehan dengan menu ikan bakar segar bersama kerabat, ditemani debur ombak dan suasana pantai yang hangat dan akrab.

“Cafe Tanjung Kolisia yang di Maumere. Itu pusatnya. Yang di Kupang itu cabangnya,” ujar Andyka Erwin Naing kepada KabarTimor.id saat diwawancarai di Kafe Kolisia cabang Kupang miliknya, Sabtu (10/10/2026).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung

Exit mobile version