KUPANG, kabartimor.id –Jika warga Kota Kupang jatuh cinta pada suasana hangat Cafe Tanjung Kolisia di Jl. Palapa depan Kominfo NTT, maka di tempat asalnya di Desa Kolisia, Magepanda, Sikka, rasa yang sama tumbuh lebih megah. Di sana, di tepi tanjung, kopi tidak hanya disajikan dengan estetika, tetapi dengan hamparan laut lepas dan senja yang utuh.
Adalah Andyka Erwin Naing, S.E., S.H., sosok di balik surga tersembunyi tersebut.
Di Kolisia, pemandangannya jauh lebih eksotis. Tiga gazebo bambu beratap alang-alang berdiri kokoh di atas hamparan pasir pantai dengan lautan yang indah, dikelilingi pepohonan hijau rindang dengan latar perbukitan yang menghijau, serta payung warna-warni yang menambah estetik.
Tak hanya di siang hari, pesona Tanjung Kolisia justru semakin hidup saat malam tiba. Di atas gazebo bambu yang diterangi lampu warna-warni, pengunjung bisa menikmati makan malam lesehan dengan menu ikan bakar segar bersama kerabat, ditemani debur ombak dan suasana pantai yang hangat dan akrab.
“Cafe Tanjung Kolisia yang di Maumere. Itu pusatnya. Yang di Kupang itu cabangnya,” ujar Andyka Erwin Naing kepada KabarTimor.id saat diwawancarai di Kafe Kolisia cabang Kupang miliknya, Sabtu (10/10/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
